Hakikat Ikhlas

Jumat, 22 Maret 2013

Beasiswa Australia Awards 2014 Dibuka!


Beasiswa Australia Awards 2014 Dibuka!

JAKARTA - Pemerintah Australia membuka program Beasiswa Australia Awards 2014. Beasiswa akan diberikan kepada 500 pelajar Indonesia untuk menempuh studi di Benua Kanguru.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, menjelaskan, program ini menyediakan tempat bagi 2.399 siswa dari lebih 90 negara untuk belajar di perguruan tinggi Australia pada 2014. Tahun lalu, ada 474 pelajar Indonesia lolos seleksi Beasiswa Australia Awards.
“Beasiswa Australia Awards memberikan kesempatan untuk melakukan perubahan di dunia dan kini Pemerintah Australia mengundang pelamar yang mau menjadi bagian dari generasi baru pemimpin global untuk pembangunan yang bermitra kuat dengan Australia,” ungkap Duta Besar Moriarty, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada Okezone, Senin (4/3/2013).
Moriarty menjelaskan, melalui program ini, penerima beasiswa tidak hanya berkesempatan mencicipi pendidikan berkualitas dari berbagai perguruan tinggi di Australia, tetapi juga berkesempatan mendapatkan pengalaman hidup di Australia dan membangun jaringan yang kuat dengan warga serta organisasi di Australia.
“Penerima beasiwa akan menerima bantuan yang berkelanjutan dan pengembangan profesi sepanjang karir mereka melalui jaringan internasional alumni Australian Awards yang menghubungkan masing-masing individu, lembaga dan negara,” imbuhnya.
Pendaftaran program Beasiswa Australia Awards dibuka pada 4 Maret hingga 19 Juli 2013. Simak informasi lengkap tentang Beasiswa Australia Award di laman Kedutaan Besar Australia.(rfa)
Sumber: kampus.okezone.com, http://www.dikti.go.id/?p=8435&lang=id

Sabtu, 02 Maret 2013

"Kurikulum Baru Bukan Bertujuan Cetak Generasi Tukang"

"Kurikulum Baru Bukan Bertujuan Cetak Generasi Tukang"
Pengutip : zoubedt | Minggu, 03 Maret 2013 | 16:34 WIB
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa Kurikulum 2013 tidak akan berdampak pada terciptanya generasi tukang. Kurikulum baru justru disusun untuk menjawab masalah gersangnya budaya dewasa ini.

"Kurikulum 2013 justru didesain untuk mengatasi kegersangan budaya. Akibat kegersangan budaya ini makin banyak yang perilakunya tak berbudaya," kata Nuh di Jakarta, Kamis (28/2/2013).

"Jauh dari hanya mencetak tukang saja. Tapi bukan berarti anak-anak yang unggul dalam technical skill tidak dibutuhkan," ungkap Nuh.

Beberapa waktu lalu, desain kurikulum 2013 dikritik oleh seorang pakar pendidikan dari Institut Teknologi Sepuluh November yang menyebutkan kurikulum baru hanya akan mencetak generasi tukang. Nuh sebagai pimpinan lembaga yang menggagas kurikulum baru membantahnya.

Nuh menduga, asumsi tersebut muncul karena salah persepsi pada landasan desain kurikulum baru ini. Pasalnya, selama ini kementerian selalu menyebutkan bahwa kurikulum baru ini berlandaskan pada pengembangan skill.

"Padahal tidak hanya pengembangan skill. Ada tiga yang tidak boleh lepas. Pengembangan skill, attitude dan knowledge. Itu harus bersamaan," ungkapnya.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu mengatakan bahwa desain kurikulum ini tidak hanya menekankan pada aspek ilmiah saja. Justru kurikulum baru ini akan lebih kaya dengan nilai-nilai seni budaya dan moral.

Salah satu langkah yang diambil adalah menambah durasi mata pelajaran seni budaya dan memberi ruang bagi daerah untuk memasukkan mata pelajaran yang sesuai dengan tradisi kedaerahannya dalam muatan lokal.
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About Me

Foto Saya
kencong, jember/jawa timur, Indonesia
pers "al-hikam" STAIFAS adalah sebuah organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam bidang jurnalistik, karya tulis ilmiah dan sosial yang berkantor di STAIFAS Kencong Jember

Popular posts

most viewed posts

Followers

UKM Pers Al-Hikam STAIFAS. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Powered By Blogger

narrowsidebarads

Blogroll

upperads

Cari Blog Ini

 
 

Blogger templates

Read more: http://alhikampers.blogspot.com/2012/04/berbagi cerita berbagai berita

Templates by Zubaidi Fadillah | CSS3 by Zubaidi | Powered by {N}Code & Blogger